 Biodata Nar…

 Biodata Narasumber 
Nama : Drs. I Gede Namarupawan, M.M.Mpd
TTL : Badung, 23 Mei 1966
Alamat : Br. Batu Culung, Kerobokan Kaja
Pendidikan terakhir : S2
Hobbi : Olah Raga

Toleransi
Kata toleransi berasal dari kata lain yaitu tolerare yang artinya dengan sabar membiarkan sesuatu. Secara umum toleransi dapat diartikan sebagai sikap untuk menghormati pendirian atau keyakinan orang lain yang bertindak sesuai dengan ajaran agama, adat istiadat, suku serta budaya.
Pelaksanaan toleransi dalam kehidupan sehari-hari :
 Keluarga
Saling penuh pengertian
Saling memberi dan menerima
Menghindari sikap dan suasana saling curiga mencurigai
Menjauhkan sikap saling mencemoh
 Masyarakat
Saling menghormati antar tetangga
Mewujudkan kerukunan dan ketenangan antar sesama pemeluk agama yang berbeda
 Bernegara
Menerima hasil musyawarah dan mufakat dengan lapang dada
Menghargai pendapat orang lain
Dalam rangka menumbuhkan dan mengembangkan toleransi antar umat beragama, maka hal-hal yang perlu dikembangkan adalah :
Membina kerukunan antar pemeluk agama
Membina kerjasama dan toleransi antar pemeluk agama
Membina sikap saling menghormati antar pemeluk agama
Tidak memaksakan suatu agama atau kepercayaan kepada orang lain

Hal-hal yang perlu dihindari :
 Sikap fanatic yang berlebihan seperti sikap yang tidak mau menghargai pemeluk agama lain
 Sikap mencampur adukkan ajaran agama atau kepercayaan kita dengan ajaran agama atau kepercayaan agama lain
 Sikap acuh tak acuh terhadap penganut agama dan kepercayaan lain
Sikap toleransi patut kita bina pelihara dan kembangkan karena toleransi akan dapat menimbulkan rasa persaudaraan dan kerukunan hidup. Sikap bermusuhan, sikap buruk sangka adalah sifat yang sangat bertentangan dengan toleransi.

NORMA
Norma adalah aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dimasyarakat dipakai sebagai panduan, tekanan, dan pengendalian tingkah lakuyang sesuai dan berterima, setiap warga masyarakat harus menaati yang berlaku.
Macam-macam norma
Norma agama  peraturan hidup yang diterima oleh masyarakat sebagai perintah-perintah, larangan-larangan serta anjuran-anjuran
Norma kesusilaan  peraturan hidup yang dianggap sebagai suara hati nurani masyarakat
Norma kesopanan  peraturan hidup yang timbul dan tumbuh dari pergaulan segolongan manusia.
Norma hukum  peraturan yang timbul dari hukum (kaidah hukum) yang dibuat oleh penguasa.

Tata krama
Tata krama adalah kebiasaan sopan santun yang disepakati dalam lingkungan pergaulan antar manusia setempat. Kata tata krama terdiri dari dua kata, yaitu tata berarti adat, aturan, norma, peraturan. Kata krama berarti sopan santun, bahasa yang sangat hormat, kelakuan, tindakan, perbuatan. Jadi kata tata krama artinya adat sopan santun, kebiasaan sopan santun atau tata sopan santun.
Tata karma berkaitan pada “Desa Kala Patra”. Budi pekerti merupakan roh dari tata karma, jadi tata krama tidak bisa dipisahkan oleh budi pekerti. Tata krama berpengaruh besar dalam kehidupan.

Contoh :
Tata krama dalam berbicara
Tata krama dalam bergaul
Tata krama dalam bertamu
Disiplin makan

Disusun Oleh :
 Ni Luh Gede Astiti Wulansari (06)
 Ni Made Dewi Parantika (08)
 Ni Kadek Ayu Dewi Yansari (09)
 Ni Luh Nourma Christianningsih (24)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s